Rabu, 15 Maret 2023

POLITIK IDENTITAS

                                                 

Ahmad Agus Bahauddin

         Identitas adalah Sunnatullah. Politik identitas Islam lahir dari rahim Islam yang kaffah, termasuk politik Islam, sehingga politik tidak bisa dipisahkan dari identitas Islamnya.. Politik tanpa Islam menjadi sekuler. Islam tanpa politik tidak mungkin, karena politik dilahirkan dari rahim Islam tersebut. Allah swt berfirman dalam QS 49 Al-Hujurat : 13 yang intinya dijadikannya manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku adalah identitas manusia untuk saling mengenal. 

         Bisa saja Allah memenciptakan manusia menjadi satu, tetapi tidak demikian. Itulah sunnatullah, hukum Allah, aturan Allah, jalan Allah, yang semua makhluk di langit dan di bumi harus tunduk, taat, patuh pada sunnatullah tersebut baik secara sukarela maupun terpaksa (QS Ali Imran : 83). 

         Adapun sifat-sifat sunnatullah antara lain : 1. bersifat eksak, pasti, di antaranya dapat dibuat rumus-rumus perhitungan astronomi, 2. bersifat kontinyu (terus menerus), sejak zaman Musa, Hamman, Fir'aun, dan Qarun, dimana sifat masing-masing mereka akan berlangsung hingga sekarang dan seterusnya, hanya saja aktor dan aktrisnya yang berbeda sesuai zamannya. 3. bersifat objektif, dimana Allah secara objektif akan memberikan hukuman setimpal bagi yang melanggar sunnatullah. Bagi yang menebang pohon sembarangan akan mengakibatkan banjir. 4. bersifat tetap sepanjang belum kiamat, sunnatullah tetap berlaku.

Wallahu A'lamu Bishshawab


  



 

0 comments:

Posting Komentar